Daerah  

PMMBN Jambi Gelar Diskusi Panel Moderasi Beragama, Ekoteologi, dan Bela Negara

JAMBI, SUARAKALANGAN.COM — Pimpinan Wilayah Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN) Jambi menggelar Diskusi Panel PMMBN bertema “Moderasi Beragama, Ekoteologi, dan Bela Negara sebagai Pondasi Merawat Keutuhan NKRI”, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini berlangsung dalam suasana khidmat namun dinamis. Terlihat dalam foto bersama, para peserta yang terdiri dari mahasiswa lintas organisasi, pemateri, serta unsur pemerintahan berdiri berjajar di ruang diskusi dengan latar dinding hijau, seraya mengangkat tangan sejajar dada sebagai simbol komitmen bersama menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan.

Diskusi panel menghadirkan empat pemateri, yakni Dr. Fridiyanto, M.Pd, H. Habibi, S.Sos, Muhammad Azli, S.Pd, dan Dr. Fiet Haryadi. Keempatnya mengupas isu bela negara dari perspektif pendidikan, sosial, keagamaan, hingga kebijakan publik. Dalam pemaparannya, para narasumber menegaskan bahwa bela negara tidak semata dimaknai secara militeristik, melainkan juga diwujudkan melalui kontribusi intelektual, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, serta penguatan karakter kebangsaan generasi muda.

BACA JUGA  LSM Sembilan Ajukan Permohonan RDP ke DPRD Kota Jambi, Soroti Transparansi Dana CSR

Pada foto sesi diskusi, tampak para pemateri duduk di meja panel dengan latar spanduk kegiatan PMMBN. Suasana diskusi terlihat serius namun dialogis, dengan moderator memandu jalannya forum dan peserta menyimak pemaparan narasumber secara aktif. Beberapa catatan, laptop, serta proyektor turut melengkapi suasana akademik diskusi tersebut.

Ketua PW PMMBN Jambi, Muh. Alfin Muarif, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda kedua PMMBN Jambi, sekaligus bagian dari ikhtiar organisasi dalam membangun kesadaran kritis mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjadi garda terdepan dalam merawat harmoni keberagaman, menjaga kelestarian lingkungan melalui perspektif ekoteologi, serta menanamkan nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

Diskusi panel ditutup dengan penegasan moderator bahwa integrasi nilai moderasi beragama, ekoteologi, dan bela negara membentuk karakter warga negara yang religius, kritis, dan berwawasan kebangsaan. Ketiganya menjadi fondasi penting dalam membangun Indonesia yang berdaulat, berkeadilan sosial, dan berkelanjutan di tengah tantangan zaman.

BACA JUGA  Di Bawah Pedang Pora dan Irama Adat, Kapolres Baru Disambut Senyum Anak-anak Batang Hari

Kegiatan ini sejalan dengan semangat yang diusung PMMBN Jambi, “Bergerak dengan Cinta, Mengabdi dengan Rasa,” sebagai komitmen kolektif mahasiswa untuk terus hadir dan berkontribusi bagi bangsa dan negara. (eso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP