MUARA BULIAN, SUARAKALANGAN.COM – Sekira pukul 10.00 WIB, tim gabungan berkumpul di teras Masjid Al Munawarah Desa Batin untuk membahas sengketa lahan pembangunan Kopdes Merah Putih. Rapat dihadiri unsur TNI, BPN, Pemerintah Desa, Kopdes, BPD, warga terdampak, dan ahli waris.
Danramil memberikan pengarahan agar seluruh pihak menjaga kondusivitas. Pihak BPN menegaskan kedatangan mereka hanya untuk mengumpulkan data lapangan.
Usai rapat, seluruh tim bergerak ke lokasi lahan di jalur Ness. Pengecekan dimulai dari patok di pinggir jalan, dilanjutkan ke patok yang berbatasan dengan delapan rumah warga. Ahli waris menjelaskan bentuk lahan menyerupai huruf “L”.
Pengecekan berlangsung terbuka tanpa insiden. Seluruh data dicatat oleh BPN untuk proses lanjutan. Setelah kegiatan selesai, seluruh peserta kembali ke masjid dan menunaikan salat Zuhur berjamaah.
Kronologi ini menunjukkan bahwa sengketa lahan Kopdes Merah Putih Desa Batin masih berada pada tahap klarifikasi data. Proses yang terbuka dan partisipatif diharapkan menjadi fondasi penyelesaian yang adil dan berkelanjutan. (eso)






