SUARAKALANGAN.COM, MUARA BULIAN – Ilhamuddin, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batanghari, meminta Zulfadli, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PdK) Batanghari, untuk mengundurkan diri dari jabatannya.
Permintaan ini muncul setelah beredarnya video viral yang menunjukkan Zulfadli di satu tempat karaoke, yang dinilai tidak pantas dan tidak mencerminkan moral sebagai pejabat di dunia pendidikan.
“Jika kepala dinas pendidikan kita seperti ini, maka tidak menutup kemungkinan bawahannya juga akan mengikuti. Anak-anak pelajar di Batanghari harus dididik dengan akhlak dan moral yang baik,” ungkap Ilhamuddin (30/6/2024).
Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat, sangat disayangkan melihat berita ini viral, mengingat dinas pendidikan adalah garda terdepan dalam membentuk generasi muda yang berakhlak. “Jika garda terdepan atau panglimanya sudah tidak benar, bagaimana yang lainnya?” tambahnya.
Ilhamuddin menyarankan agar Zulfadli mengundurkan diri dari jabatannya, karena tindakan yang terekam dalam video tersebut tidak dapat dijadikan contoh atau suri tauladan bagi dunia pendidikan.
Ketika ditanya tentang klaim bahwa video tersebut direkam beberapa tahun lalu, Ilhamuddin menegaskan bahwa waktu rekaman tidak penting. Yang menjadi masalah adalah posisi Zulfadli sebagai kepala dinas saat ini.
“Yang kita lihat di dalam video itu ada beberapa botol minuman yang memabukkan, sementara kita tahu Batanghari ini mayoritas beragama Islam. Menampilkan video seperti itu sungguh tidak mendidik, apalagi dia adalah seorang pendidik atau di atas pendidik lainnya,” jelas Ilhamuddin.
Ia menambahkan bahwa perilaku ini tidak baik bagi masyarakat Batanghari, dan berharap agar Zulfadli mengundurkan diri. Jika tidak, Bupati Batanghari harus mengambil tindakan karena perilaku tersebut tidak pantas. (eso)






