SUAKA.COM, MUARA BULIAN – Puluhan tokoh masyarakat dan pimpinan ormas di bawah komando Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batanghari, menggelar rapat akbar di ruang pola kantor Bupati Batanghari, Rabu (15/11/2023) sejak pukul 14.00 Wib.
Rapat besar itu dipimpin langsung oleh Ketua MUI Batanghari, Buya Zaharuddin AK, dan rapat dipandu oleh Ustadz Parlindungan Hasibuan serta dihadiri sejumlah pimpinan pondok pesantren, pimpinan paguyuban, pimpinan OPD terkait, perwakilan dari Polres Batanghari dan ormas lainnya.
Dinamika jalannya rapat berlangsung penuh semangat membela penindasan terhadap bangsa Palestina, oleh zionis Israel.
Dari hasil rapat dihasilkan kesepakatan bahwa, aksi solidaritas masyarakat Batanghari peduli kemanusiaan untuk Palestina, akan digelar pada Kamis, (23/11/2023) pekan depan.
Aksi damai peduli Palestina itu diprediksi akan dihadiri paling sedikit tiga ribu orang.
“Kita bersama-sama menyampaikan ke masyarakat luas untuk hadir pada aksi peduli Palestina, pada hari Kamis depan, mulai dari jam 7.30 pagi sampai jam 11 siang,” ungkap Kyai Parlindungan Hasibuan.
Ketua panitia aksi, Fajar Hari Krisna mengucapkan terima kasih, dan mengapresiasi kehadiran seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Batanghari, yang hadir pada rapat tersebut.
“Alhamdulillah, kita baru saja melaksanakan rapat besar untuk aksi Batanghari Bela Palestina. Alhamdulillah tadi dihadiri banyak perwakilan Ormas, kantor terkait, paguyuban, mahasiswa. Dan kesepatan kita semua telah menentukan jadwal aksi,” ungkap Fajar.
Berikut rilis waktu dan lokasi aksi :
Kamis, 23 November 2023
Pukul : 07.00 – 11.00 Wib
Titik kumpul Long march : Bulian Sport Center Ma. Bulian
Titik pusat Orasi dan podium utama: Simpang 4 tugu Polwan Lama.
Di rapat tersebut juga ditegaskan bahwa setiap ormas atau kelompok membawa persiapan masing-masing, di antaranya makanan, atribut aksi seperti bendera Palestina dan sebagainya. “Kita juga berpesan agar setiap kelompok mengingatkan anggotanya untuk menjaga kebersihan selama aksi. Jangan sampai menimbulkan sampah yang berserakan,” ucap Fajar. (eso)










