Kas Minus, Semangat Tak Surut: Warga Lrg Marlian Lanjutkan Pembangunan Masjid Nurul Ikhlas

MUARA BULIAN, SUARAKALANGAN.COM – Warga RW 03 Lorong Marlian, Kelurahan Muara Bulian, kembali menunjukkan semangat kebersamaan melalui gotong royong massal untuk melanjutkan pembangunan Masjid Nurul Ikhlas Pasar Lamo BBC, Jumat (13/2).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk melanjutkan pembangunan lantai II masjid yang sudah lebih dari empat tahun tidak berjalan. Gotong royong ini juga menjadi langkah awal di bawah kepemimpinan pengurus baru Masjid Nurul Ikhlas, dengan Ketua H. Rudono, S.Pd., S.Kep., M.Kep., Sekretaris Ridwan, dan Bendahara H. Asri.

Ridwan menyampaikan, hasil rapat musyawarah dan mufakat bersama RW 03 serta warga RT 08, 09, dan 31 telah sepakat untuk melanjutkan pembangunan masjid meski kondisi kas masjid dalam keadaan minus saat serah terima kepengurusan.

BACA JUGA  Dr. Amurwani Harapkan Batanghari Jadi Kota Layak Anak

“Melalui musyawarah dan mufakat bersama RW 03, warga RT 08, 09 dan 31, sepakat untuk melanjutkan pembangunan Masjid lantai II, yang sudah lebih empat tahun tidak ada pembangunan, walaupun keadaan kas masjid dalam keadaan minus ketika serah terima kepengurusan,” ujar Ridwan.

Ia juga menyebutkan bahwa warga bersama pengurus baru menyepakati program sedekah subuh dengan membuat celengan di setiap rumah warga sebagai upaya memperkuat dukungan pembangunan masjid.

“Program sedekah subuh membuat celengan setiap rumah warga, sepakat untuk melanjutkan pembangunan masjid,” katanya.

Menurut Ridwan, tahap awal pembangunan berupa pemasangan balok gantung masjid sudah mulai terlaksana berkat semangat warga, jamaah, serta dukungan masyarakat kaum muslimin dan muslimat melalui infak, sedekah, dan wakaf.

BACA JUGA  BREAKINGNEWS! Ruang Kantor PDK Batanghari Disegel Kejaksaan

“Alhamdulillah pembangunan tahap awal pemasangan balok gantung Masjid Nurul Ikhlas bisa terlaksana dengan semangat warga, jemaah masjid serta niat tulus dan ikhlas warga melalui infak, sedekah, wakaf, dengan perkiraan biaya kurang lebih Rp35 juta,” tutupnya. (eso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP