SUARAKALANGAN.COM, MUARA BULIAN – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Batanghari, Ilhamudin menyayangkan kejadian beberapa waktu lalu, beberapa orang anak Suku Anak Dalam (SAD) diduga meminta uang kepada sejumlah pengunjung di Taman Aek Meliuk.
Ia mengatakan bahwa warga SAD juga merupakan bagian dari warga negara yang harus diperlakukan dengan baik dan mendapatkan pembinaan.
Ilhamudin meminta kepada dinas terkait seperti Dinas Sosial dan Satpol PP Kabupaten Batanghari, untuk dapat melakukan pembinaan dengan cara-cara yang baik kepada warga SAD tersebut.
“Kami berharap khususnya Dinsos harus bertanggung jawab. Mereka warga negara kita. Silakan dilakukan pembinaan,” ujarnya.
Ilhamudin mengatakan bahwa Pedestrian Aek Meliuk yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Batanghari, adalah salah satu objek wisata baru yang mengundang banyak pengunjung.
Ia berharap agar pengunjung yang datang dan berkunjung di lokasi-lokasi wisata tersebut dapat merasa aman dan nyaman.
“Kita sayangkan sekali, pak bupati sudah membuat taman, tapi hal ini terjadi. Tolong ini ditindaklanjuti, karena investasi kita terhadap taman itu cukup besar,” ujarnya. (eso)






