SUARAKALANGAN.COM, JAMBI – Survei yang dilakukan lembaga PUTIN dipertanyakan. Terlebih bila survei itu terkait Pilgub Jambi.
Keraguan terhadap independensi PUTIN itu menyusul beredarnya video aktivitas pemilik PUTIN, Fahrudin.
Fahrudin kedapatan tengah rapat bersama sejumlah ketua partai politik koalisi Haris- Sani. Beberapa orang itu antara lain Bakri, Fadhil Arif, Elpisina dan sejumlah nama lainnya.
Fahrudin diketahui merupakan staf ahli Gubernur Jambi. Kondisi ini otomatis membuat Fahrudin memiliki konflik kepentingan atau conflict of interest.
Sementara itu di websitenya, PUTIN mengklaim sebagai lembaga yang independen. Dengan beredarnya video manuver Fahrudin itu secara nyata telah meruntuhkan independensi yang ia klaim.
Fahrudin membenarkan dirinya berada di video tersebut yang mengatakan dirinya diundang sebagai profesional. (eso)




