JAMBI, SUARAKALANGAN.COM — Forum Warga Tolak Zona Merah Pertamina Jambi terus melanjutkan perjuangan untuk membuka blokir sertifikat hak milik warga yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) atas permintaan Pertamina. Setelah melakukan berbagai aksi di Jambi, forum kini mengutus dua orang perwakilan untuk melanjutkan upaya advokasi di Jakarta.
Ketua Divisi Advokasi Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, Suhatman Pisang, menyebutkan bahwa dua perwakilan tersebut adalah aktivis Derry Anandia dan Adji Pangestu.
“Derry dan Adji akan membuka jalan lobi forum warga di Jakarta. Mereka akan melakukan lobi serta menyampaikan surat permohonan audiensi kepada pihak-pihak terkait mengenai penetapan zona merah yang berdampak pada pemblokiran sertifikat hak milik warga,” ujar Suhatman.
Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan program awal sebelum perwakilan warga lainnya berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi dan mendatangi sejumlah kementerian terkait, termasuk Istana Negara.
Menurut Suhatman, agenda mendatangi instansi-instansi terkait memang telah direncanakan dalam program Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi.
“Agar perjuangan ini efektif dan tepat sasaran, kami melakukan pembukaan jalan terlebih dahulu,” kata Derry Anandia.
Sementara itu, Ketua Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, M. Makim, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan ini berada di tingkat pusat.
“Masalah ini kuncinya ada di Jakarta, karena itu kami akan datang ke sana untuk menyelesaikannya,” ujar M. Makim. (eso)






