MUARA BULIAN, SUARAKALANGAN.COM – Penampilan seni budaya Minangkabau sukses memukau ribuan pengunjung dalam rangkaian Grebek Suro VIII Kelurahan Sridadi Tahun 2026. Mengusung tajuk “Malam Minang Hebat”, Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Batang Hari menghadirkan pertunjukan budaya yang meriah dan sarat nilai tradisi di panggung utama Grebek Suro, Sabtu malam.
Sejak awal acara, antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Lapangan Sridadi dipadati pengunjung yang datang untuk menyaksikan beragam penampilan seni yang seluruhnya dibawakan oleh binaan IKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Batang Hari.
Rangkaian acara diawali dengan lantunan selawat yang menghadirkan suasana religius dan khidmat. Selanjutnya, para penonton disuguhkan berbagai pertunjukan seni khas Minangkabau, mulai dari tari tradisional, tari piring, lagu-lagu Minang, hingga penampilan Kim Nan Tongga yang mengundang antusiasme dan gelak tawa penonton.
Kemegahan panggung yang dipadukan dengan semarak lampu pertunjukan semakin menambah daya tarik acara. Dari atas panggung hingga area penonton, suasana kebersamaan dan kebanggaan terhadap budaya daerah begitu terasa sepanjang malam.
Ketua IKM Kabupaten Batang Hari, Abu Bakar Siddiq, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia Grebek Suro VIII Kelurahan Sridadi yang telah memberikan ruang bagi IKM untuk menampilkan seni dan budaya Minangkabau. Terima kasih juga kepada seluruh pengurus dan warga IKM Kabupaten Batang Hari, IKM Kecamatan Tembesi, Pemayung, Muara Sebo Ulu, dan Bajubang, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan bekerja keras menyukseskan acara ini,” ujarnya.
Menurut Abu Bakar Siddiq, seluruh penampil yang tampil pada Malam Minang Hebat merupakan binaan IKM yang selama ini terus dibina dan diberi ruang untuk mengembangkan potensi seni budaya Minangkabau di Kabupaten Batang Hari.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga perantauan Minang yang berada di Batang Hari.
Penampilan IKM pada Grebek Suro VIII menjadi bukti bahwa keberagaman budaya yang hidup di Kabupaten Batang Hari dapat tumbuh berdampingan dan saling memperkaya. Tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, pertunjukan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Meriahnya “Malam Minang Hebat” sekaligus menegaskan bahwa Grebek Suro bukan hanya perayaan budaya masyarakat Sridadi, tetapi juga menjadi ruang bersama bagi seluruh elemen masyarakat untuk menampilkan kekayaan budaya nusantara dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan. (eso)










