MUARA BULIAN, SUARAKALANGAN.COM – Panitia Musyawarah Cabang (Muscab) APDESI Kabupaten Batang Hari akhirnya merespons berbagai kritik dan masukan yang disampaikan sejumlah kepala desa terkait mekanisme dan sosialisasi Muscab yang akan digelar pada 29 Desember 2025.
Sekretaris Panitia Muscab APDESI Batang Hari, Dedi Rosadi, mengaku telah mengetahui adanya masukan, kritik, dan saran dari para kepala desa, baik melalui pemberitaan media maupun komunikasi langsung.
“Terima kasih atas masukan, kritik dan sarannya. Saya sudah mendapatkan informasi semua,” ungkap Dedi melalui percakapan WhatsApp, Senin (15/12/2025).
Dedi menyampaikan, panitia tidak menutup mata terhadap berbagai aspirasi yang berkembang, termasuk soal minimnya sosialisasi, mekanisme hak suara, serta permintaan keterbukaan terkait Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) APDESI terbaru hasil Munas.
Menurutnya, seluruh masukan dari para kepala desa akan ditampung dan segera dibahas secara internal oleh panitia.
“Kami akan menjadwalkan rapat internal panitia dalam waktu dekat, dan semua masukan tersebut akan kami bahas,” ucap Dedi.
Sebelumnya, sejumlah kepala desa dari Kecamatan Pemayung, Bajubang, dan Mersam menyuarakan keberatan atas pelaksanaan Muscab yang dinilai kurang tersosialisasi. Mereka juga menyoroti tidak dibukanya AD/ART APDESI Merah Putih kepada seluruh anggota, padahal dokumen tersebut memuat perubahan penting, termasuk soal hak anggota dan mekanisme pemilihan ketua.
Para kades menilai, ketertutupan informasi berpotensi memunculkan kesan bahwa Muscab hanya dikelola oleh lingkaran terbatas, serta membuka ruang kecurigaan adanya pengaturan tertentu dalam proses pemilihan.
Dengan adanya respons dari panitia, para kepala desa berharap Muscab APDESI Batang Hari dapat berjalan lebih terbuka, demokratis, dan legitimate, sehingga hasilnya dapat diterima oleh seluruh anggota.
Muscab APDESI Kabupaten Batang Hari sendiri menjadi perhatian luas, bukan hanya karena akan memilih ketua baru pasca demisionernya kepengurusan lama, tetapi juga karena forum ini dinilai akan menentukan arah kepemimpinan desa secara kolektif ke depan.
Redaksi SUARAKALANGAN.COM akan terus memantau perkembangan dan dinamika jelang Muscab, termasuk hasil rapat internal panitia terkait berbagai masukan yang telah disampaikan para kepala desa. (eso)






