Daerah  

Tiga Kekuatan Menguat di Muscab APDESI Batang Hari, Legitimasi Kepemimpinan Jadi Taruhan

Samadani Nyatakan Siap Maju di Muscab APDESI Batang Hari, Bursa Calon Kian Mengkristal

 

MUARA BULIAN, SUARAKALANGAN.COM – Setelah sebelumnya dikabarkan ikut menabuh genderang suksesi Ketua APDESI Kabupaten Batang Hari, Ketua DPK APDESI Kecamatan Muara Bulian, Samadani, akhirnya buka suara. Sosok yang tak lain adalah Kepala Desa Muaro Singoan ini secara terbuka menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Ketua APDESI Kabupaten Batang Hari.
“Iya, insya Allah saya maju,” ujar Samadani saat dikonfirmasi, Senin (22/12/2025).

Samadani mengaku tidak dapat menolak dukungan yang datang dari rekan-rekannya sesama kepala desa di Kecamatan Muara Bulian. Menurutnya, dukungan tersebut merupakan amanah yang harus direspons dengan tanggung jawab.
“Saya tidak bisa menutup mata atas kepercayaan dan dorongan dari teman-teman kades. Kalau sudah dipercaya, tentu harus siap mengemban amanah,” ungkapnya.

Nama Samadani memang cukup diperhitungkan di kalangan kepala desa. Rekam jejaknya dalam memajukan Desa Muaro Singoan, yang baru-baru ini meraih penghargaan tingkat Provinsi Jambi di bidang keterbukaan informasi publik, menjadi salah satu alasan mengapa ia dinilai layak memimpin organisasi kades se-Kabupaten Batang Hari.

BACA JUGA  Pimpinan Sidang Tegaskan Opsi Lapor DPP APDESI, Muscab Batang Hari Terancam Molor

Sejumlah kades menilai, capaian tersebut menjadikan Samadani sebagai barometer kepemimpinan desa yang adaptif, transparan, dan mampu mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih maju. Ia dipandang memiliki kapasitas untuk memandu dan mengonsolidasikan kepala desa agar mampu mengembangkan potensi desa masing-masing.

Namun, Samadani bukan satu-satunya figur yang menguat di bursa Muscab. Di wilayah Kecamatan Maro Sebo Ilir (MSI), tersiar pula kabar adanya dukungan kuat kepada sosok Iknak, Kepala Desa Terusan. Meski belum dikonfirmasi langsung oleh yang bersangkutan, beberapa kepala desa di wilayah tersebut memastikan bahwa dukungan terhadap Iknak mengalir deras.
“Rugi besar kalau kades banyak ini tidak memilih Iknak jadi ketua,” ungkap seorang kepala desa saat berbincang santai di sebuah rumah makan di Muara Bulian.

Iknak dikenal sebagai kepala desa yang dekat dengan masyarakatnya, dengan gaya kepemimpinan yang membumi dan komunikatif. Karakter tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memimpin organisasi yang beranggotakan ratusan kepala desa dengan latar belakang dan karakter wilayah yang beragam.

BACA JUGA  Wafatnya Mantan Kapolda Jambi, Setwan dan DPRD Batanghari Turut Berduka

Sementara itu, peta suksesi Muscab APDESI Batang Hari juga tidak bisa mengabaikan aspirasi dari wilayah hulu Batang Hari, khususnya Kecamatan Maro Sebo Ulu (MSU). Sebelumnya, Ketua DPK APDESI MSU, Zuhri, telah memastikan bahwa pihaknya sepakat mengusung satu calon dari wilayah tersebut.
Calon yang dijagokan dari MSU disebut-sebut bukan figur sembarangan. Selain dikenal sebagai kepala desa yang mumpuni dalam tata kelola pemerintahan desa, sosok ini juga dikenal sebagai pengusaha sukses, dengan jejaring dan pengalaman manajerial yang kuat.

Dengan demikian, setidaknya tiga bakal calon kini mulai mengemuka secara nyata menjelang Musyawarah Cabang APDESI Kabupaten Batang Hari yang akan digelar pada 29 Desember 2025. Mengkristalnya nama-nama tersebut terjadi di tengah dinamika organisasi yang sebelumnya diwarnai polemik soal sosialisasi Muscab, keterbukaan AD/ART, hingga perdebatan hak suara kepala desa.

Sebelumnya, panitia Muscab melalui Sekretaris Panitia Dedi Rosadi telah menyatakan menerima seluruh masukan dan kritik dari para kepala desa, serta berjanji akan membahasnya dalam rapat internal panitia.

BACA JUGA  Resmi! CPNSD Formasi 2024 Terima SK dari Bupati Batang Hari

Dengan menguatnya kandidat dari berbagai wilayah strategis—Muara Bulian, Maro Sebo Ilir, dan Maro Sebo Ulu—Muscab APDESI Kabupaten Batang Hari dipastikan menjadi ajang konsolidasi besar kepala desa. Bukan hanya soal siapa yang terpilih, tetapi juga tentang bagaimana legitimasi kepemimpinan itu dibangun dan diterima oleh seluruh anggota APDESI. (eso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP