SUARAKALANGAN.COM, MUARA BULIAN – Tidak hanya warga biasa, sekelas anggota dewan pun menjadi korban bully. Lebih parah lagi, pelaku melakukan pelecehan verbal yang kini dikenal dengan istilah body shamming.
Body shamming adalah tindakan mengkritik atau mengejek penampilan fisik seseorang, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ini bisa berupa komentar negatif tentang bentuk tubuh, berat badan, tinggi badan, atau fitur fisik lainnya. Body shamming bisa berdampak buruk pada kepercayaan diri dan kesehatan mental seseorang.
Melansir dari bulian.id, Senin (5/5/2025), Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( BK DPRD) Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi bakal menggelar sidak etik. Sidang tersebut kabarnya akan dilaksanakan besok pada Selasa (06/05/2025).
Menurut informasi yang diperoleh tim media ini, sidang etik itu bakal dilakukan terkait dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh seorang oknum Anggota DPRD Kabupaten Batanghari kepada angota dewan lainnya.
Anggota Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Batanghari, Fernando Putra Rinaldhi mengakui ada laporan yang masuk. ”Memang sudah ada laporan yang masuk ke Badan Kehormatan. Namun untuk pelaksanaan sidang masih dijadwalkan,” ucapnya.
“Sudah ada surat aduan masuk, tapi memang belum beracara. Untuk lebih detailnya hal tersebut bisa konfirmasi ke Ketua BK DPRD Batanghari,” Sebutnya. Senin (05/05/2025).
Sementara itu, saat dikonfirmasi via whatsapp oleh tim media ini.Ketua BK DPRD Kabupaten Batanghari, Irwanto belum memberikan tanggapan,sampai terbitnya berita ini.
Dari informasi yang dirangkum di lapangan menyebutkan, korban body shamming itu seorang perempuan, yang notabene adalah politisi yang sangat familiar di Kabupaten Batanghari. Sedangkan terduga pelaku adalah anggota DPRD yang kini menjabat di periode yang kedua, dan dulunya adalah seorang pejabat di Kabupaten Batanghari.
Sekadar diketahui, beberapa contoh body shaming adalah: mengomentari berat badan seseorang, mengejek bentuk tubuh atau fitur fisik, membuat perbandingan tidak sehat tentang penampilan fisik, menggunakan kata-kata yang menyinggung atau merendahkan. (eso)






