Heboh…! Anak Sekda Batang Hari Tinju Orang di BSC

MUARA BULIAN, SUARAKALANGAN – Sore itu, tatami biru–merah di GOR BSC Muara Bulian mendadak panas. Bukan karena emosi, tapi karena satu nama yang bikin tribun berbisik: Bustanul.

“Iyo tu… anak Sekda tu,” terdengar celetukan penonton dari bangku atas.

Bustanul, atlet GOKASI/FORKI Batang Hari, yang tak lain adalah putra Plt Sekda Kabupaten Batang Hari, Mula Rambe, turun gelanggang di nomor Kumite Veteran I -75 Kg Putra pada ajang Kejurnas Karate GOKASI 2026. Dan benar saja, yang terjadi di atas tatami bukan main-main.

Dari bidikan kamera, Bustanul tampak menekan sejak awal. Kuda-kuda kokoh, jarak dijaga rapat, dan tsuki chudan dilepas dengan timing matang. Saat lawan mencoba masuk, geri dilepaskan cepat—bersih, terukur, dan penuh kendali.

BACA JUGA  Fraksi PAN Ingatkan Stop Anggaran Seremonial, Fokus ke Rakyat!

Puncaknya terjadi di partai final. Bustanul berhadapan dengan Anton Setiawan, atlet tangguh asal Jambi. Duel berlangsung keras tapi fair. Jual beli serangan terjadi. Sesekali tubuh bertemu, namun kontrol tetap dijaga.

Satu momen krusial terekam jelas: mawashi geri Bustanul meluncur cepat, memecah konsentrasi lawan. Tribun langsung riuh.

“Woiii… masuk!”

“Gas terus, Bang!”

Sorak khas Jambi membahana, membuat arena berguncang. Bustanul tetap tenang. Tak selebrasi berlebihan. Fokusnya hanya satu: menyelesaikan laga.

Peluit panjang akhirnya berbunyi. Wasit mengangkat tangan.

Bustanul sah menjadi juara.

Emas untuk Batang Hari.

Di pinggir arena, pelatih FORKI Batang Hari hanya mengangguk pelan. Tak banyak kata.

“Di tatami dak ado jabatan. Yang ado cuma teknik, napas, dan nyali,” ujarnya singkat.

BACA JUGA  SMA 10 Batanghari Deklarasi Anti Perundungan

Status sebagai anak pejabat seolah luruh di atas matras. Yang tersisa hanyalah seorang karateka yang menang lewat latihan, disiplin, dan pengalaman.

Bustanul sendiri turun dari tatami dengan wajah datar. Keringat membasahi gi putihnya. Medali emas di leher jadi saksi: hari itu, ia bukan “anak Sekda”, tapi juara kumite.

Dan kalau masih ado yang bilang,

“Anak Sekda tinju orang di BSC,”

jawabannyo cuma satu:

Iyo…

tinju pakai aturan, menang pakai prestasi. (eso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP