PEMAYUNG, SUARAKALANGAN.COM – Produk minuman herbal lokal Jahe Sereh Lemon (JSL) produksi UMKM milik Ibu Nuria, warga RT 04 Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Pemayung, mulai menarik perhatian masyarakat.
Bahkan, Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, turut menyempatkan diri untuk mempromosikan sekaligus mencicipi langsung jamu tersebut.
Dalam kesempatan itu, M Hafiz Fattah menyebut jamu Jahe Sereh Lemon memiliki cita rasa segar dan cocok untuk semua kalangan, termasuk anak muda.
“Ini jamunya luar biasa, untuk anak-anak muda karena segar dan kekinian. Untuk semua umur, kita coba,” ujarnya.
VIDEO: Momen Hafiz Fattah jadi Model UMKM
Ia juga mengapresiasi manfaat dari jamu tersebut, terutama untuk menghangatkan tubuh serta meningkatkan daya tahan tubuh.
“Alhamdulillah, berhasil untuk menghangatkan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh. Terima kasih, sukses Ibu,” tambahnya.
Ibu Nuria menjelaskan, saat ini jamu herbal yang diproduksinya memiliki tiga varian, yakni Jahe Sereh Lemon, Rimang, serta varian rasa khusus sesuai permintaan. Meski berbeda rasa, ketiga produk tersebut memiliki manfaat bagi kesehatan.
Beberapa manfaatnya antara lain meningkatkan daya tahan tubuh, menstabilkan gula darah, menurunkan kolesterol, serta mengurangi rasa nyeri. Sementara untuk varian rasa khusus, produk ini juga disebut membantu perempuan dalam mengurangi rasa sakit saat haid dan melancarkan menstruasi.
Usaha jamu ini diketahui baru berjalan sekitar dua bulan setengah, meskipun ide pembuatannya sudah terpikir sejak tahun lalu. Menurut Ibu Nuria, alasan utama usaha ini dibuat karena kebutuhan masyarakat terhadap minuman herbal kesehatan yang praktis dan terjangkau.
Untuk bahan baku, ia memanfaatkan potensi lokal. Bahkan saat ini pihaknya juga mulai menanam jahe sendiri agar ke depan dapat memenuhi kebutuhan produksi dari hasil tanam mandiri. Proses produksi masih dilakukan dengan tenaga keluarga.
Dalam sehari, produksi dilakukan dua kali, dengan jumlah sekitar 60 botol setiap sekali produksi. Produk jamu herbal ini dijual dengan harga Rp10 ribu per botol, sehingga masih terjangkau untuk berbagai kalangan.
Meski tergolong baru, jamu Jahe Sereh Lemon ini mulai merambah pasar luar daerah. Saat ini produk tersebut sudah masuk ke pasar Jakarta melalui pesanan dari kenalan.
Ibu Nuria berharap produk jamu lokal ini dapat terus berkembang dan semakin dikenal luas, terutama dengan adanya dukungan dari berbagai pihak. (eso)










