Daerah  

Pimpinan Sidang Pending Muscab APDESI Batang Hari, Agenda LPJ Ketua Lama Akan Dibahas Pekan Depan

MUARA BULIAN, SUARAKALANGAN.COM – Musyawarah Cabang (Muscab) APDESI Kabupaten Batang Hari akhirnya dipending. Keputusan tersebut diambil pimpinan sidang menyusul belum tercapainya kesepakatan forum terkait mekanisme hak suara dan hak pilih dalam Muscab.

Berdasarkan pernyataan pimpinan sidang yang terekam dalam video Muscab, disepakati bahwa pelaksanaan Muscab akan dilanjutkan sekitar satu pekan ke depan, sembari menunggu situasi lebih kondusif dan adanya ruang komunikasi lanjutan di internal organisasi.

Pimpinan sidang menegaskan, penundaan ini bukan untuk menghentikan Muscab, melainkan memberi waktu agar seluruh peserta dapat menyiapkan diri dan menyamakan persepsi, khususnya terkait aturan organisasi yang menjadi perdebatan.

Dalam Muscab lanjutan nanti, agenda penting yang dipastikan akan dibahas adalah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketua APDESI Kabupaten Batang Hari periode sebelumnya. Pembahasan LPJ tersebut menjadi bagian krusial dalam rangkaian Muscab, karena berkaitan langsung dengan status kepengurusan lama dan tahapan menuju pemilihan ketua baru.

BACA JUGA  Tagihan Publik di Hari Pertama Jabat: Kapolres Baru Petakan Kasus Pembunuhan dan Hadirkan Rekam Jejak Prestasi

Penundaan Muscab ini merupakan kelanjutan dari dinamika panas yang terjadi di arena sidang, di mana peserta Muscab terlibat perdebatan panjang mengenai tafsir Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) APDESI Merah Putih, terutama menyangkut prinsip satu kades satu suara versus mekanisme perwakilan melalui DPK.

Sebelumnya, pimpinan sidang yang juga Ketua DPD APDESI Provinsi Jambi telah mengingatkan bahwa jika forum menemui kebuntuan, opsi melaporkan situasi Muscab ke DPP APDESI pusat bisa ditempuh. Namun, dengan keputusan pending ini, forum memilih jalur moderat agar konflik tidak semakin melebar.

Sejumlah peserta Muscab menyambut keputusan penundaan tersebut dengan harapan Muscab lanjutan nantinya dapat berjalan lebih tertib, substansial, dan berorientasi pada musyawarah untuk mufakat.
“Yang penting Muscab tetap berjalan sesuai aturan, tidak dipaksakan, dan semua suara bisa didengar,” ujar salah satu peserta usai sidang.

BACA JUGA  Dua Kandidat Hadir, Suasana Hangat Warnai Rapat Penentuan Tahapan Muscab APDESI Batang Hari

Dengan dipendingnya Muscab, dinamika APDESI Kabupaten Batang Hari belum berakhir. Justru, pekan depan dipastikan menjadi momen penentuan, tidak hanya soal kepemimpinan baru, tetapi juga evaluasi kepengurusan lama melalui pembahasan LPJ.

Redaksi SUARAKALANGAN.COM akan terus memantau dan menyajikan perkembangan Muscab APDESI Kabupaten Batang Hari secara berkelanjutan. (eso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP