SUARAKALANGAN.COM, MUARA BULIAN – Perbaikan jalan bukanlah solusi dari polemik angkutan truk batu bara di Kabupaten Batanghari. Meskipun, pihak perusahaan batu bara dengan PU Provinsi Jambi memperbaiki ruas jalan di Tempino, tidaklah mengubah keadaan, kalah aturan selalu dilanggar oleh armada angkutan batubara.
Fakta nyata di depan mata, satu unit truk angkutan batubara terguling di pendakian di depan Kantor Camat Bajubang. Tergulingnya truk ini diduga kuat karena muatan truk yang over kapasitas, sehingga truk tidak kuat menanjak, dan akhirnya rebah.
Hingga pukul 13.00 Wib, Minggu (11/5/2025), truk tersebut masih melintang di badan jalan, dan menutup separo badan jalan. Tentu saja kondisi ini menjadi sumber kemacetan. Sampai berita ini diterbitkan, belum ada upaya atau tanda tanda truk mau dievakuasi. “Lalu lintas terganggu, karena truk melintang di badan jalan,” ungkap warga setempat.
Selain itu, sehari sebelumnya juga terjadi insiden di Sungai Buluh, Muara Bulian, seorang pengendara bermotor diserempet oleh truk kosong yang biasa mengangkut batu bara. Pada Sabtu kemarin, pengendara motor yang juga warga Sungai Buluh itu, hingga kini dirawat di RSUD, namun sejauh ini tidak ada tanggungjawab dari pihak sopir. (eso)







