“Menanam Pagi, Panen Sore”, Pesan Sedekah dalam Ceramah Isra Mi’raj

MUARA BULIAN, SUARAKALANGAN.COM – “Menanam pagi, panen sore.” Ungkapan sederhana itu digunakan Ustadz H Isah Shohibur Ridho untuk menggambarkan cepatnya balasan sedekah, saat menyampaikan tausiyah Isra Mi’raj di Masjid Nurul Falah, Perumahan Citra Palem, Muara Bulian.

Dalam ceramahnya, ia mengisahkan salah satu hikmah perjalanan Isra Mi’raj, di mana Rasulullah SAW diperlihatkan gambaran orang yang menanam di pagi hari dan sudah memanen hasilnya pada sore hari.

Menurutnya, itu adalah perumpamaan bagi umat yang rajin bersedekah.

“Sedekah itu tidak pernah rugi. Balasannya cepat dan berlipat,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ustadz Isah juga mengajak jamaah untuk tidak bersikap kikir, serta memperkuat semangat wakaf, sedekah, dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menilai, kepedulian sosial merupakan salah satu ciri iman yang kuat.

BACA JUGA  PPPK: Dari Penantian Panjang Menuju Pelayanan yang Bermartabat

Pesan tentang sedekah tersebut disambut antusias jamaah, yang sejak awal hingga akhir ceramah tampak menyimak dengan penuh perhatian. (eso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP