Wisuda UNISBA 2026, Doa Orang Tua Mengiringi Langkah Wisudawan

MUARA BULIAN, SUARAKALANGAN.COM – Sejak selepas subuh, suasana Kota Muara Bulian tampak berbeda dari hari biasanya. Aktivitas pagi warga yang berangkat kerja atau mengantar anak ke sekolah diwarnai kepadatan lalu lintas, khususnya di sepanjang Jalan Pramuka hingga kawasan Perumnas Muara Bulian.

Pusat keramaian pagi itu terfokus di sekitar Gedung Pemuda dan Kebudayaan Batang Hari. Gedung yang kini tampil semakin megah tersebut menjadi lokasi pelaksanaan Wisuda Sarjana dan Magister Universitas Islam Batang Hari (UNISBA) Tahun 2026.

Halaman gedung tidak lagi mampu menampung ratusan kendaraan roda dua dan mobil pribadi, sehingga sebagian badan jalan di jalur dua Jalan Pramuka terpaksa dimanfaatkan sebagai area parkir.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran ratusan wisudawan beserta keluarga yang datang dari berbagai daerah. Momen wisuda juga membawa berkah bagi para pedagang musiman, mulai dari penjual minuman, karangan bunga, hingga jasa foto studio yang berjajar di sekitar lokasi acara.

BACA JUGA  Fadhil Arief Minta Tuah Wo Haris

Pada wisuda kali ini, UNISBA meluluskan sebanyak 197 wisudawan, terdiri dari 189 wisudawan Program Sarjana (S1) dan 8 wisudawan Program Magister (S2). Prosesi wisuda berlangsung khidmat dalam Sidang Senat Terbuka yang dihadiri unsur pimpinan daerah, Kopertais Wilayah XIII Jambi, jajaran yayasan, civitas akademika, serta tamu undangan lainnya.

Rektor Universitas Islam Batang Hari (UNISBA), Dr. Ansori, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari pengabdian lulusan di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam Wisuda Program Sarjana (S1) Angkatan XXVI dan Program Magister (S2) Angkatan II UNISBA Tahun 2026 yang digelar di Gedung Pemuda dan Kebudayaan Batang Hari, Rabu (28/1/2026).

“Wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi penanda berakhirnya satu fase perjuangan dan dimulainya fase pengabdian yang lebih luas,” ujar Dr. Ansori di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.

Rektor menekankan bahwa gelar akademik yang diraih para lulusan bukan hanya pengakuan atas capaian akademik, tetapi juga mengandung amanah moral dan tanggung jawab sosial.

BACA JUGA  Akhirnya Penantian 11 Tahun Itu Terjawab

“Gelar yang disematkan hari ini adalah amanah untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Lulusan UNISBA harus berkompeten, adaptif, dan berintegritas, serta mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Ansori menyampaikan komitmen UNISBA dalam melahirkan sumber daya manusia unggul melalui penguatan tridarma perguruan tinggi, peningkatan mutu akademik, serta pengembangan program studi yang relevan dengan kebutuhan daerah dan masyarakat.

Ia juga mengingatkan para wisudawan agar senantiasa menjaga integritas, merawat idealisme, dan terus belajar sepanjang hayat. “Jadilah pribadi yang membawa nilai-nilai Islam sebagai rahmat bagi semesta alam, di mana pun Saudara mengabdi,” pesannya.

Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Batang Hari, Zulqarnain, dalam sambutannya mengingatkan para wisudawan agar tidak melupakan jasa orang tua dan keluarga. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi tidak terlepas dari doa, dukungan, dan pengorbanan orang tua yang senantiasa menyertai perjalanan akademik para mahasiswa.

BACA JUGA  Kenal Pamit Kapolres Batang Hari Digelar Hangat di Serambi Rumah Dinas Bupati

“Jasa orang tua jangan dilupakan, sehingga adik-adik bisa menyelesaikan pendidikan,” pesannya di hadapan para wisudawan.

Wisuda ini menjadi penanda berakhirnya satu fase pendidikan sekaligus awal pengabdian lulusan UNISBA di tengah masyarakat, dengan bekal ilmu, nilai keislaman, serta tanggung jawab sosial. (eso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP