LPKNI di Batanghari harus Maju dan Bermanfaat bagi Umat
SUARAKALANGAN.COM, JOGJA – Seorang anak muda dari Kabupaten Batanghari, penulis buku “Bebas Riba itu Mudah” telah sukses menjual ribuan eksemplar buku, dan kini mengeluarkan buku barunya yang berjudul “Melawan Riba (strategi perang rumah dilelang)”.
Buku bersampul warna hitam ini launching di acara Halal Fair di Gedung JEC Jogjakarta, pada 3-5 Mei 2024. “Alhamdulillah sukses bang, acaranya luar biasa dan suatu kebanggaan juga kita dari Batanghari bisa berbuat banyak di kota besar di Indonesia ini,” ungkap Wilson Siddiq, warga Pasar Lamo Muara Bulian, saat dikonfirmasi masih berada di Jogja, (5/52024).
Selain sebagai penulis, anak muda itu juga satu di antara founder Dakwah Lepas Riba (DLR), yang berkantor di The Mansion Bougenville Kemayoran Jakarta, yang cukup viral di medsos, dan memiliki ribuan klien dari seluruh Indonesia, yang berniat untuk lepas dari riba, atau sedang mengalami kredit macet.
“Saya kerja di Jakarta, kalau domisili saat ini di Bandung bang Eso, cuma KTP tetap Batanghari hehehe,” ujarnya sembari tertawa.
Pria yang akrab disapa Wilson itu, dulunya Ketua LPKNI Batanghari yang kini menjadi Deputi II LPKNI Pusat.
“Sekarang Ketua LPKNI Batanghari Fajar, dan Alhamdulillah SKT dari Kesbangpol juga sudah terbit. Semoga LPKNI Batanghari bisa mencerdaskan konsumen dan bermanfaat bagi umat khususnya di Batanghari,” harap Wilson.
“Saya juga berterima kasih dan mengapresiasi kinerja Kepala Kantor Kesbangpol Batanghari yang luar biasa, dan menerima kehadiran kita (LPKNI – red). Saya yakin sekali kinerja seorang kepala kantor yang profesional tentu tidak lepas dari seorang kepala daerah yang profesional,” ujarnya lagi.
Nah, untuk Bapak Bupati, ucap Wilson, semoga sukses dan sehat selalu. “Semoga LPKNI bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, dan saya pastikan keluarga besar LPKNI Batanghari mendukung bapak untuk melanjutkan pembangunan di Batanghari,” pungkasnya. (eso)










