Budaya  

IKM Meriahkan Pawai Grebek Suro VIII, Tambur, Tari Piring dan Silat Warnai Jalanan Sridadi

MUARA BULIAN, SUARAKALANGAN.COM – Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya tampak begitu kental dalam pembukaan Grebek Suro VIII Kelurahan Sridadi Tahun 2026, Selasa (16/6/2026). Salah satu peserta yang mencuri perhatian masyarakat adalah Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Batang Hari yang turut ambil bagian dalam pawai budaya dengan menampilkan kesenian khas Minangkabau.

Sejak pagi, para pengurus dan anggota IKM telah berkumpul di titik start pawai di kawasan perbatasan Kelurahan Sridadi dan Kelurahan Pasar Baru. Mengenakan pakaian seragam IKM dipadukan dengan kain sarung, rombongan berjalan bersama ribuan peserta lainnya menuju Lapangan Sridadi.

Di barisan depan, para penampil seni budaya Minang tampil anggun dengan balutan busana adat berwarna merah keemasan. Iringan tabuhan tambur yang bertalu-talu menggema sepanjang rute pawai, berpadu dengan gerakan tari piring yang lincah dan atraktif.

BACA JUGA  Harry Toledo Musisi Jazz Nasional Apresiasi Di Kedalaman Sunyi Ade Ambone 

Suasana semakin semarak ketika sejumlah pesilat menampilkan atraksi silat tradisional di sepanjang perjalanan. Gerakan yang tegas dan penuh makna budaya itu beberapa kali mengundang tepuk tangan warga yang memadati sisi jalan.

Berdasarkan suasana yang terlihat selama pawai, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, tampak berjejer di sepanjang rute untuk menyaksikan ragam pertunjukan budaya yang ditampilkan para peserta. Banyak di antara mereka mengabadikan momen menggunakan telepon genggam.

Penampilan IKM menjadi salah satu bukti bahwa keberagaman budaya yang hidup di Kabupaten Batang Hari terus terjaga dan berkembang. Kehadiran tambur, tari piring, dan silat tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai budaya Minangkabau kepada generasi muda.

BACA JUGA  IKM Batang Hari Salurkan Bantuan untuk Anggota yang Tertimpa Musibah Tersengat Listrik

Ketua dan pengurus IKM yang ikut berjalan dalam rombongan tampak membaur bersama peserta lain, menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan Grebek Suro yang telah menjadi agenda budaya tahunan masyarakat Kelurahan Sridadi.

Pawai budaya tersebut menjadi pembuka rangkaian Grebek Suro VIII Tahun 2026 yang akan berlangsung selama sepuluh hari. Selain kegiatan religi dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram, berbagai agenda budaya dan hiburan rakyat juga telah disiapkan panitia.

Kehadiran IKM bersama berbagai paguyuban daerah lainnya memperlihatkan bahwa Grebek Suro bukan hanya milik masyarakat Sridadi, melainkan telah menjadi ruang bersama untuk merawat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan merayakan keberagaman budaya yang tumbuh di Kabupaten Batang Hari. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP