MUARA BULIAN, SUARAKALANGAN.COM – Suhu politik internal Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Batang Hari kian menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Desember 2025. Setelah sebelumnya beredar kabar adanya tiga kepala desa yang siap meramaikan bursa calon ketua, kini satu dukungan resmi mulai mengerucut.
Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) APDESI Kecamatan Maro Sebo Ulu, Zuhri, yang juga Kepala Desa Buluh Kasap, memastikan bahwa seluruh kepala desa di wilayahnya telah bersepakat mengusung satu orang calon untuk maju dalam gelanggang Muscab APDESI Kabupaten Batang Hari.
“Akhirnya kami seluruh kades yang berada di DPK Maro Sebo Ulu telah menunjuk satu calon kandidat untuk ikut suksesi di Muscab pekan depan,” ungkap Zuhri.
Kesepakatan ini menjadi sinyal kuat menguatnya konsolidasi di internal DPK, sekaligus menambah dinamika jelang Muscab. Sebab sebelumnya telah beredar informasi bahwa terdapat dua calon lain yang juga dikabarkan siap bersaing memperebutkan kursi Ketua APDESI Batang Hari.
Zuhri mengungkapkan, proses penentuan calon di internal DPK Maro Sebo Ulu tidak berjalan instan. Pada awalnya, terdapat dua kandidat kuat yang sama-sama dinilai layak maju. Keduanya merupakan kepala desa aktif di wilayah Kecamatan Maro Sebo Ulu.
“Di internal DPK MSU awalnya terpecah dua pendapat, karena ada dua kandidat kuat yang layak untuk maju. Namun akhirnya berdasarkan musyawarah, kami memilih satu kandidat yang kami yakini mampu mengambil hati pemegang suara dan memenangkan Muscab nantinya,” tutur Zuhri.
Meski demikian, identitas calon yang diusung masih dirahasiakan. Zuhri memilih untuk menutup rapat nama kandidat tersebut dan menyerahkan momentum pengumuman kepada forum Muscab.
“Pastinya kandidat yang kami majukan ini seorang kades. Sabar saja, nanti di arena Muscab akan ketahuan,” ujarnya singkat.
Sebelumnya diberitakan, kepengurusan APDESI Kabupaten Batang Hari telah berakhir sejak November 2025 dan dinyatakan demisioner. Panitia Muscab pun telah dibentuk, dengan agenda utama memilih ketua baru menggantikan Nurul Hilal, Kades Kehidupan Baru SP V Kecamatan Maro Sebo Ilir, yang disebut-sebut tidak kembali mencalonkan diri.
Muscab APDESI Batang Hari nantinya akan diikuti oleh 9 pemilik hak suara, terdiri dari 8 suara DPK kecamatan dan 1 suara dari DPD APDESI Provinsi. Panitia menargetkan pemilihan berlangsung melalui musyawarah mufakat, dengan voting sebagai opsi terakhir bila mufakat tak tercapai.
Terpisah, Sekretaris Panitia Muscab APDESI Kabupaten Batang Hari, Dedi Rosadi, menegaskan bahwa panitia memberikan ruang seluas-luasnya bagi anggota APDESI yang ingin mencalonkan diri, selama memenuhi ketentuan organisasi.
“Silakan ajukan bakal calon, sepanjang sesuai dengan AD/ART APDESI, khususnya Pasal 25 terkait persyaratan bakal calon Ketua APDESI,” ujar Dedi.
Dengan mulai mengerucutnya dukungan dari tingkat DPK, Muscab APDESI Kabupaten Batang Hari dipastikan tak sekadar agenda rutin organisasi. Lebih dari itu, forum ini menjadi penentu arah kepemimpinan desa secara kolektif—sebuah pertarungan gagasan, konsolidasi, dan pengaruh, yang akan menentukan wajah APDESI Batang Hari ke depan. (eso)










