SUARAKALANGAN.COM, MUARA BULIAN — Suasana hening, jauh dari gemerlap lampu dan riuh musik, kerap menjadi ruang paling ideal bagi lahirnya sebuah karya sastra. Dari keheningan itulah kabar gembira datang: salah seorang penyair Batang Hari, Mochammad Syu’aib, terpilih sebagai peserta Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIII 2025.
Kabar tersebut tercantum dalam surat undangan panitia PPN XIII bernomor 26/PPN XIII/PENINJAU/VIII/2025 yang ditandatangani Ketua Panitia, Ahmadun Yosi Herfanda, tertanggal 2 September 2025. Acara akan berlangsung di Jakarta, 11–14 September mendatang.
PPN XIII merupakan forum sastra berlevel internasional. Perwakilan sastrawan dari berbagai negara di Asia Tenggara memberi kepercayaan kepada Indonesia sebagai tuan rumah. Forum ini merupakan rekomendasi dari PPN XII di Kuala Lumpur pada 13–15 Oktober 2023. Tahun ini, penyair dari Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Filipina, Korea, Selandia Baru, Vietnam, Timor Leste, hingga Prancis akan hadir.
“Alhamdulillah, saya terpilih,” ujar lelaki yang akrab disapa Bujang itu, Sabtu (8/9). Ia mengaku sempat bingung ketika menerima undangan, sebab panitia tidak menanggung biaya akomodasi maupun transportasi peserta dari daerah asal. Masalah itu kemudian ia diskusikan dengan Ketua Dewan Kesenian Batang Hari (DKB), Gus Wafa. “Coba nanti saya usahakan,” kata Bujang menirukan jawaban Gus Wafa.
Sehari berselang, kabar baik datang. “Kemarin beliau telpon, memberi kabar baik,” ucap Bujang yang pada 2024 lalu juga terpilih sebagai peserta Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) ke-13 di Kompleks Candi Muaro Jambi.
Keterpilihan Bujang diapresiasi banyak pihak. “Selamat kepada Bang Bujang,” ujar Gus Wafa. Ia berharap keikutsertaan penyair Batang Hari di PPN XIII bisa memperluas jejaring sastra sekaligus menggairahkan kehidupan literasi di daerah.
Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, juga memberi dukungan penuh. “Alhamdulillah, beliau sangat apresiatif,” kata Gus Wafa. Ia menilai hal ini sebagai bentuk kesungguhan Pemkab Batang Hari dalam mewujudkan Batang Hari Super Tangguh di bidang seni, khususnya sastra.
“Atas nama insan seni saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas supportnya. Kepada para pelaku seni, mari terus melahirkan karya terbaik untuk Batang Hari. Percayalah, Bapak Bupati akan selalu mendukung apa pun hal baik yang kita lakukan,” pungkas Gus Wafa. (jng)








