Ketua DPRD Batanghari Apresiasi Kinerja Pemkab Batanghari

– Anita Yasmin. SE Hadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Batanghari TA 2025

 

SUARAKALANGAN.COM, MUARA BULIAN – Ketua DPRD Batanghari, Anita Yasmin mendorong ide dan rumusan pembangunan daerah dapat terealisasi dengan baik. Program prioritas pembangunan di bawah kepemimpinan bupati Fadhil-Bakhtiar, telah banyak yang sudah tercapainya, masukan dan diskusi warga yang dibahas dalam Musrenbang desa maupun Musrenbang kecamatan, agar dapat menjadi prioritas pembangunan dalam menjadikan pembangunan Batanghari terus membaik.

Musrenbang RKPD Kabupaten Batanghari tahun 2025 yang dihadiri langsung ketua DPRD Batanghari Anita Yasmin. Dalam sambutannya, Anita Yasmin mengapresiasi kinerja pemerintah kabupaten Batanghari, yang secara perlahan telah memulihkan ekonomi daerah dari musibah  covid-19 maupun, banjir dan karhutla. “Kita mengapresiasi kinerja pemerintah yang banyak mengalami perubahan, saya harap ide dan rumusan pembangunan dapat berjalan baik” sebutnya.

BACA JUGA  Pemilihan Ketua APDESI Dikembalikan ke DPK, LPJ Jadi Gerbang Utama

Ketua DPRD Kabupaten Batanghari Anita Yasmin. SE menghadiri  acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Batang Hari tahun anggaran 2025, Selasa, (26/03/2024).

Sebelumnya, Musrenbang di Kabupaten Batang Hri telah dilaksanakan dari tingkat kelurahan dan desa. Kemudian dilanjutkan ke Musrenbang Kecamatan hingga Musrenbang Kabupaten.

Anita Yasmin mewakili DPRD Batanghari, menyarankan Musrenbang RKPD merupakan ruang diskusi yang dapat melahirkan ide dan pikiran yang dapat menjadikan pembangunan Batanghari lebih maju di kemudian hari.

Selain itu Anita Yasmin, mengapresiasi pemulihan ekonomi kerakyatan, yang sempat terpuruk dari dampak pandemi Covid-19 hingga bencana banjir dan karhutla hingga pemulihan ekonomi Batanghari terus mengalami perubahan perbaikan, Selain itu membaiknya APBD kabupaten Batanghari dari tahun ke tahunnya. Selain itu Anita Yasmin berharap dalam pelaksanaanya, pembangunan daerah tetap mengedepankan skala prioritas pembangunan, tanpa mengabaikan usulan usulan lainya. ” tutupnya. (ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP