Bupati Batanghari Seharian di Bungku Temui Warga

– Penuhi Undangan Warga Kunangan Jaya, Bungku

– Bupati Sampaikan Soal Akses Jalan, Listrik dan Status Lahan

MUARA BULIAN, SUAKA.COM – Memenuhi undangan warga Perumahan Seroja, RT 25 Dusun Kubangan Jaya II Desa Bungku, Bupati Batanghari, Mhd Fadhil Arief tiba di lokasi acara pada pukul 10.30 Wib, Ahad (13/8/2023).

Dari kediaman rumah dinas bupati, untuk mencapai ke lokasi acara, menghabiskan waktu tempuh lebih dari dua jam perjalanan. Hal ini disebabkan buruknya kondisi jalan dari Desa Pompa Air menuju Desa Bungku.

Pengajian Akbar dan Istighosah “mengetuk pintu langit menjemput ridho Illahi dengan kekompakan, kerjasama dan saling menguatkan”. Demikian tema kegiatan yang dilaksanakan oleh warga Desa Bungku, dengan menghadirkan Ustadz Muhammad Zikri Kurnia Sy, dan diiringi tim Hadroh PP.TJF.

Saat memberikan kata sambutan, Bupati Batanghari, Mhd Fadhil Arief menyinggung soal buruknya akses jalan dan belum adanya aliran listrik PLN. “Saya berterima kasih atas undangan dari warga Desa Bungku. Pada kesempatan ini saya sampaikan, rencananya pembangunan jalan ke Bungku tahun ini, namun Allah berkehendak lain, karena kontraktor yang tidak sanggup melanjutkan, mudah-mudahan tahun depan akses jalan ke Bungku sudah diaspal. Demikian juga dengan akses listriknya,” ungkap Fadhil yang disambut ucapan aamiin dari warga yang hadir.

BACA JUGA  Mawardi Kalungkan Kain Ulos ke Fadhil - Bakhtiar

Persoalan paling penting sempat menjadi perhatian bupati, yaitu soal status lahan perkebunan di Desa Bungku. “Satu hal yang paling diinginkan masyarakat Bungku adalah tentang kejelasan status lahan. Walaupun sudah ada yang lahannya sudah bersertifikat, namun masih banyak lahan warga yang masih berstatus hutan kawasan. Untuk itu, kami meminta warga semua bersabar dan berdoa, semoga masalah ini bisa cepat kita atasi,” ucap bupati.

Pada kesempatan ngobrol dengan tokoh masyarakat setempat seusai acara, bupati menjelaskan tentang kendala belum masuknya listrik ke wilayah Desa Bungku, terutama di Dusun Kunangan Jaya. “Karena untuk memasukkan jaringan listrik ke wilayah ini melintasi kawasan hutan, maka pihak PLN memerlukan izin lewat kawasan hutan ke kementerian kehutanan. Proses ini sekarang yang sedang berjalan,” ungkap Bupati.

BACA JUGA  Bupati Batang Hari Serahkan Bantuan Alsintan untuk Brigade Pangan Tahun 2026

Pada kesempatan pengajian akbar, Ustadz Muhammad Zikri Kurnia Sy, yang akrab disapa ustadz Uzik, da’i millenial Jambi, sempat memuji bupati yang mau menyempatkan hadir di acara istighosah tersebut. “Pemimpin yang mau duduk bersama masyarakatnya, pemimpin yang mau menghadiri acara-acara seperti ini, insya Allah adalah pemimpin yang amanah dan dekat dengan masyarakatnya,” ucap ustadz Uzik seraya mengajak hadirin untuk bershalawat.

Usai acara pengajian sekira pukul 13.00 wib, bupati langsung dibersamai warga yang didominasi kaum ibu untuk berfoto bersama. Kemudian, bupati beranjak mengambil air wudhu, dan bersama ustadz Uzik beserta warga menunaikan shalat zhuhur berjamaah di Masjid Babussalam.

Meski menjadi orang nomor satu di Kabupaten Batanghari, Fadhil Arief menunjukkan adabnya. Ia bersama jemaah menjadi makmum, dan bupati memilih shaf di barisan kedua. Hal ini menunjukkan rasa hormatnya kepada alim ulama, cerdik pandai dan tokoh masyarakat di desa tersebut.

BACA JUGA  Fadhil Arief Dengarkan Nasihat Purnawirawan Polri di Batanghari

Usai shalat berjamaah, Bupati Batanghari dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Lesung Batu, Kunangan Jaya I, untuk mengikuti acara cross adventure. (eso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP