MUARA BULIAN, SUARAKALANGAN.COM – Ribuan jamaah tumpah ruah, suasana religius berpadu dengan semangat kebersamaan, mewarnai pelaksanaan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Desa Sengkati yang dirangkai dengan peresmian Gedung Sarana Edukasi Desa Sengkati Baru, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari BKMT Kabupaten, Camat Mersam, jajaran Polsek Mersam, KUA, para da’i, kepala desa, BPD, hingga jamaah BKMT dari 17 desa dan satu kelurahan.
Kepala Desa Sengkati, Agustian Haris, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran berbagai elemen ini menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan BKMT Desa Sengkati hari ini berjalan dengan lancar dan sukses. Kehadiran seluruh unsur, mulai dari pemerintah hingga jamaah dari berbagai desa, menjadi kekuatan besar dalam mempererat ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agustian menegaskan bahwa BKMT memiliki peran strategis dalam membina umat, khususnya dalam meningkatkan kualitas keimanan dan akhlak masyarakat.
“BKMT bukan sekadar wadah pengajian, tetapi juga sarana pemberdayaan umat. Di sinilah kita memperkuat akidah, menanamkan akhlak mulia, sekaligus membangun karakter masyarakat yang cerdas dan moderat,” tambahnya.
Momentum kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peresmian Gedung Sarana Edukasi Desa Sengkati Baru yang berlokasi di RT 09. Gedung tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat ke depan.
Menurut Agustian, pembangunan gedung ini merupakan langkah strategis desa dalam menyediakan fasilitas publik yang representatif dan multifungsi.
“Gedung ini kita siapkan sebagai ruang bersama masyarakat. Bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan, sosial, budaya, olahraga, hingga pertemuan resmi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan desa,” jelasnya.
Ia juga optimistis, letak gedung yang strategis akan menjadikannya pusat kegiatan sekaligus berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
“Kami yakin gedung ini ke depan akan menjadi pusat pertemuan masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, ini juga bisa menjadi sumber pendapatan desa,” ungkapnya.
Kegiatan BKMT yang dipadukan dengan peresmian gedung ini pun menjadi simbol sinergi antara pembangunan fisik dan pembangunan spiritual masyarakat Desa Sengkati. (eso)










