Religi  

Gus Wafa: Peringatan Maulid Nabi adalah Cara Mempertebal Cinta kepada Rasulullah

SUARAKALANGAN.COM, MUARA BULIAN – Bulan Rabiul Awal dikenal sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tepat pada 12 Rabiul Awal, bertepatan dengan tahun Gajah atau sekitar 670 Masehi, Rasulullah SAW dilahirkan. Menurut sejumlah ahli sejarah, tokoh penting yang pertama kali mengadakan peringatan Maulid Nabi SAW adalah Sultan Salahuddin al-Ayyubi. Ia menginisiasi peringatan tersebut untuk membangkitkan semangat jihad umat Islam dalam menghadapi Perang Salib. Sejak saat itu, setiap bulan Rabiul Awal, umat Islam di berbagai penjuru dunia memperingati hari kelahiran Rasulullah dengan beragam cara.

Peringatan Maulid Nabi juga digelar keluarga besar Pondok Pesantren Darul Muntaha (DarMu) bersama masyarakat sekitar di aula PP DarMu, RT 33 RW 07, pada Minggu malam (21/09).

BACA JUGA  Soal Baca Yasin yang Mendahului Imam, Pesan Reflektif Bupati Fadhil Bikin Jamaah Tersenyum

Dalam kesempatan tersebut, pengasuh sekaligus pimpinan PP DarMu, KH Ahmad Robitul Wafa—akrab disapa Gus Wafa—menekankan pentingnya peringatan Maulid Nabi dalam kehidupan umat Islam. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk ekspresi cinta umat kepada Rasulullah SAW.

“Untuk mengagungkan hari lahir cucu Abdul Muthalib, umat Islam rela berkorban waktu, tenaga, bahkan harta. Pengorbanan ini tidak akan muncul tanpa adanya rasa cinta kepada Nabi. Saya yakin Bapak dan Ibu yang hadir di sini pun rela berkorban demi terselenggaranya acara malam ini, semata-mata karena cinta kepada Kanjeng Nabi,” ujar salah satu intelektual muda NU Batang Hari tersebut.

Lebih lanjut, ulama muda yang juga menjabat Ketua Dewan Kesenian Batang Hari (DKB) itu menyampaikan bahwa kecintaan kepada Nabi SAW akan semakin kuat setiap kali menghadiri peringatan Maulid. Hal itu karena acara Maulid selalu diisi dengan kisah kelahiran Nabi serta pembacaan shalawat yang dapat menumbuhkan rasa cinta mendalam.

BACA JUGA  Kas Minus, Semangat Tak Surut: Warga Lrg Marlian Lanjutkan Pembangunan Masjid Nurul Ikhlas

“Sederhananya, kalau sampéan ingin semakin cinta kepada Kanjeng Nabi, sering-seringlah menghadiri peringatan Maulid Nabi,” pungkas Gus Wafa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP